7 Punggawa yang Tak Kamu Perhatikan Sempat Berlaga di Final Liga Champions

7 Punggawa yang Tak Kamu Perhatikan Sempat Berlaga di Final Liga Champions

Posted on

7 Punggawa yang Tak Kamu Perhatikan Sempat Berlaga di Final Liga Champions – Final Liga Champions merupakan area di mana semua punggawa terbeken di Eropa berjumpa. Tapi, terdapat sejumlah performa mengejutkan sepanjang beberapa tahun, tergolong dr ex punggawa Arsenal, Chelsea, & Liverpool.

Real Madrid bakal melawan Liverpool di final LIga Champions di Kiev di hari Minggu (27/05) dini hari WIB. Hampir semua atensi jelas bakal fokus di 2 superstar team yakni Mohamed Salah & Cristiano Ronaldo.

Tapi, tak cuma punggawa superstar aja yg sempat main di final Liga Champions. Tidak sedikit Pemain-pemain yg diluar prediksi jua sempat berlaga di sini.

Dibawah ini 7 punggawa yg tak Kamu perhatikan sempat berlaga di final Liga Champions sebagaimana menurut Planet Football.

Sebastien Squillaci – Didier Deschamps dapat menciptakan surprise dg meleaderi Monaco menuju final Liga Champions di 2004. Dia sukses mengatasi problem finansial tim & menghancurkan Real Madrid & Chelsea didalam jalan menuju fase final di Gelsenkirchen.

Squillaci ada di pusat karirnya didalam 4 kompetisi musim di team pertama Monaco. Dia Lalu meneruskan petualangannya di Lyon, Sevilla, & Arsenal, menjelang menyelesaikan karirnya di Bastia.

Toby Alderweireld – Performa terakhir tuk Atletico Madrid menjelang gabung Southampton dg status dipinjamkan ialah muncul menjadi punggawa pengganti di final Liga Champions 2014 vs musuh sekota Real Madrid.

Sang pemain belakang menggantikan Filipe Luis 7 m menjelang waktu normal berakhir & kesebelasannya meleaderi 1-0. Tapi, mereka Lalu tumbang dg score 4-1 sehabis perpanjangan waktu.

Kiki Musampa – Klub Belanda Ajax pergi ke final pamungkas mereka di th 1996, satu tahun sehabis meraih kompetisi ini.

Kebetulan, yg menemani Nwankwo Kanu di area serang merupakan Kiki Musampa yang belum lama berumur 19 th. Ini kira2 9 th menjelang melakoni masa peminjaman di Manchester City.

Paul Lambert – Lambert gabung Dortmund di th 1996 & memainkan laga full ketika mereka menghancurkan Juventus 3-1 di Munich di th 1997. Dia menciptakan operan atas skor pembuka & sukses menjadikan Zinedine Zidane tak berkutik.

Ia balik menuju Skotlandia & gabung dengan Celtic cuma 1 – 2 bln sehabis final. Dia berlaga 273 x tuk Hoops & mengawali karir melatihnya di th 2005.

Roque Junior – Sehabis meraih Piala Dunia dengan Brasil satu tahun sebelumnya, Junior datang dr kursi cadangan di m ke-66 saat AC Milan menghancurkan musuh domestiknya, Juve di final Liga Champions 2003 di Old Trafford.

2 th berselang, ia ditransfer dengan status pinjaman menuju Leeds. Defender ini berlaga 7 x dg kesebelasannya kemasukan 24 skor. Punggawa yang berasal dari Brasil tersebut diusir di debutnya walaupun ia membikin brace vs Manchester United di Piala Liga.

Gael Givet – Givet belum lama menciptakan barisan lini belakang yg tangguh di Monaco dengan Squillaci & Patrice Evra saat AS Monaco sukses pergi ke final th 2004.

Ia Lalu menikmati 6 th di Inggris dg Blackburn. Tapi, Givet dikucilkan di kompetisi musim terakhir.

Mauricio Pellegrino – Valencia pergi ke final 2 th secara terus menerus di th 2000 & 2001, dg ex manajer Southampton Mauricio Pellegrino ada di jantung lini belakang mereka didalam ke-2 peluang ini.

Pellegrino berlaga dengan Los Che sepanjang 6 th antar 1999 & 2005. Ia mendapat sejumlah Keberhasilan tergolong 2 title La Liga & Piala UEFA.

Leave a Reply

Your email address will not be published.