Cara Mendaftar Hak Paten Logo Yang Betul

Posted on

Hak paten harus dimiliki siapa pun yang menciptakan produk, jasa ataupun karya supaya dapat jadi pemilik resminya. Hak paten bakal Kamu miliki sampai dengan 10 tahun, bila telah habis masanya maka Kamu dapat memperpanjangnya lagi untuk waktu yang sama. Pemohon hak paten dapat perorangan, atau perusahaan/institusi kemudian dapat didaftarkan sendiri, dikuasakan pada orang lain, serta minta jasa hak Merek dari konsultan hak kekayaan intelekual. Untuk syarat nya terdapat sangat banyak. Diantaranya fotokopi KTP, biodata terdiri dari nama, kewarganegaraan serta alamat, 30 nama Merek/brand yang bakal dipakai min 2 x 2 cm serta max 9 x 9 cm, list barang yang bakal diberi Merek, serta surat pernyataan kepunyaan brand serta produk.

Cara mendaftar hak paten logo disatukan dengan mendaftar hak paten nama Merek karena saat Kamu mendaftarkan Merek, secara otomatis Kamu pun mendaftarkan logo. Kenapa? Coba baca seputar etiket Merek dagang yang jadi salah satu syarat untuk cukup mematenkan satu Merek. Syarat menciptakan etiket Merek ialah menuliskan di satu kertas seputar nama Merek dan logonya, dan warna-warna yang dipakainya. Lalu ada pula syarat untuk menyertakan contoh Merek dagang. Cara yang tepat ialah memberi sejumlah nama Merek yang bakal dipakai bersamaan dengan logonya. Supaya semuanya berjalan dengan lancar serta Merek Kamu diterima maka musti pastikan bila nama dan logo Merek yang bakal Kamu ajukan belum dimiliki serta didaftarkan oleh orang ataupun pihak lainnya.

Pendaftaran Merek

Cara patenkan produk serta mereknya ialah dengan didaftarkan pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelekual ataupun Dirjen HKI. Kamu dapat langsung pergi ke kantornya ataupun dengan cara online. Sayangnya, yang dapat mendaftarkan dengan cara online cuma pemohon bertipe instansi ataupun perusahaan. Tapi, harus Kamu tahu jika sebetulnya hak merek serta hak paten merupakan hal yang tidak sama. Hak paten umumnya diberikan pada inventor untuk hasil invensinya yang terdapat di dunia teknologi. Jadi logo yang bakal memperoleh hak paten merupakan yang berkaitan dengan hal ini. Sementara hak Merek merupakan untuk produk yang bakal dijual pada umum. Oleh sebab perbedaan ini maka prosesnya bakal cukup tidak sama.

Cara mendaftar hak paten logo mempunyai 2 jenis prosedur pendaftarannya. Ada yang lebih dulu harus melewati proses verifikasi Ditjen HKI, serta didaftarkan langsung dengan pemohon. Kamu musti mengisi formulir terlebih dahulu sebelum permintaan Kamu diproses. Semua melengkapi beragam syarat berbentuk, etiket merek, surat keterangan seputar aktivitas UMKM Kamu, surat kuasa khusus, tanda untuk penerimaan permintaan pendaftaran Merek, serta dengan tanda pembayaran dari pendaftaran Merek. Berikan seluruhnya pada Dirjen HKI lalu nanti bakal dicek serta diproses hingga akhirnya Kamu bakal resmi memperoleh sertifikat nama Merek serta logonya.

Cara mendaftarkan haki pun sama prosedurnya. Seluruh proses ini memang bakal berjalan cukup lama sebab ada sangat banyak orang ataupun institusi yang mendaftar Merek, serta hak paten mereka. Sehabis pendaftaran diberi maka bakal ada tahap-tahap pemeriksaan substantif, serta pengecekan formalitas. Pengecekan substantif bakal berlangsung sepanjang satu bulan sejak permohonan registrasi Merek didapat oleh Ditjen HKI. Sementara pemeriksaan formalitas merupakan pemeriksaan keutuhan persyaratan yang diberi pada pemohonnya.

Bila pendaftaran Kamu disetujui maka 10 hari usai persetujuan bakal ada pengumuman hasil permohonan. Hal tersebut bakal disimpan didalam berita resmi Merek. Pengumuman itu bakal ada sepanjang tiga bulan lamanya. Kamu dapat sering memeriksa hal ini. Bila tidak terima dengan hasilnya maka Kamu dapat mengajukan keberatan pada Ditjen HKI dengan cara tertulis. Tapi bila Kamu telah menerima salinan keberatan yang umumnya hanya perlu waktu sepanjang dua bulan. Demikianlah seperti apa cara mendaftar hak paten logo yang dapat disampaikan. Mudah-mudahan Kamu mengerti serta pembahasan ini berguna.

Leave a Reply

Your email address will not be published.