Usai Dikalahkan  Nigeria, Sergio Aguero Kolaps

Usai Dikalahkan Nigeria, Sergio Aguero Kolaps

Posted on

Usai Dikalahkan Nigeria, Sergio Aguero Kolaps – Berlaga minus Lionel Messi, Argentina dipaksa kalah 2-4 dr Nigeria di dalam permainan friendly yg diselenggarakan di Rusia. Argentina dapat mempimpin 2 goal terlebih dahulu melalui Sergio Aguero & Ever Banega. Tapi Nigeria membalikkan skor lewat dua gol Alex Iwobi, dn 1 gool dri kelechi Iheanacho & Brian Idowu.

Usai perseteruan, muncul ada kabar jika Sergio Aguero roboh di kamar ganti. Striker punya Manchester City tersebut kolaps usai pertandingan sehabis dn sedang bersiap tuk pergi dari lapangan.

Aguero pun cepet dilarikan menuju rumah sakit. Tetapi beruntung, diagnosis ahli mengatakan tidak ada problem gawat dgn sang striker. Pemberitahuan resmi AFA (Federasi Sepakbola Argentina) berkata: “Aguero ambruk & lantas diboyong menuju ke rumah sakit. Ia diperiksa selaku langkah antisipasi aja.”

Tidak hanya Argentina yng dibuat panik dg kondisi Aguero, Manchester City jg. Tim Premier League tsb emang butuh tenaga Aguero utk melakoni permainan minggu ini mendatang. Manchester City bakal melakukan perjalanan tandang menuju King Power Stadium tuk menghadapi Leicester City.

Tapi menariknya, Manchester City menolak Aguero pernah kolaps. Tetapi mereka membetulkan bila Aguero sebenarnya dilarikan menuju ke rumah sakit demi usaha pencegahan, supaya situasinya tak makin memburuk.

“Sergio Aguero gak sudah kemusnahan kesadaran. Dirinya diangkut menuju rumah sakit utk cara pencegahan dn tes medis sja, ” begitu tulis pengumuman man City di laman resmi mereka.

Morata Minta Chelsea Datangkan Isco

Morata Minta Chelsea Datangkan Isco – Alvaro Morata mengungkapkan pemain Real Madrid, Isco, ialah satu rekannya di team sepakbola negara Spanyol, yng kepingin dirinya tonton membuntuti jejaknya dg bertanding di Chelsea.

Tapi, bintang 25 thn tsb memahami bakal pelik utk membujuk-rayu sang pesepakbola hengkang dari Bernabeu, karena beberapa saat ini dia mampu memperlihatkan skill dn jadi pesepakbola reguler di klub didikan Zinedine Zidane.

“Bila mampu, sya bakal menandatangani Isco tuk Chelsea, saat aku berada di tempat berlatih Spanyol nanti, ” ujar Morata berdasarkan Cadena SER.

“Tetapi sya rasa bila utk kala ini dirinya memainkan sebuah tugas ter vital di Real Madrid. Ia jga mnjdi bintang kunci di kesebelasan nasional.”

“Aku pikir ia lagi gak terhentikan & tersebut berlangsung kala dirinya beranggapan dia krusial. Seluruh dunia pernah mengetahui dengan cara apa dirinya memperlihatkan skillnya di Madrid. Dirinya ialah pesepakbola tervital di Real Madrid dn jg klub nasional.”

“Ia dapat memberikan perubahan pada jalannya perseteruan, ia menciptakan perbedaan. Dirinya menari-nari dgn bola. Selain tsb, dirinya jga teman aku.”

Wenger Puji Cara Sterling Lakukan Diving

Wenger Puji Cara Sterling Lakukan Diving – Arsene Wenger keberatan mencabut pandangannya tentang Raheem Sterling, yng dia duga berbuat diving supaya Manchester City memperoleh penalti, saat Arsenal bimbingan lelaki Prancis menerima kekalahan 1-3 di Etihad.

Wenger malahan memberikan pujian bintang Inggris, yng anggapannya dapat menggunakan tingkah laku naif dr sang pengadil dgn amat bagus.

Sterling rubuh di daerah penalti di Etihad sehabis dapat kontak fisik dri Nacho Monreal, yg endingnya berakibat goal penalti oleh Sergio Aguero.

Saat diberi pertanyaan mengenai tradi tsb oleh beIN Sports tidak lama ini, Wenger menyatakan: “Tentu saja, ia memakai kenaifan pemimpin pertandingan dg cara yng begitu positif. ”

“Itulah kenapa sya ucapkan sang pengadil seperti tak bekerja, mereka gak mencari tahu para pesepakbola. Sang pengadil di Inggris sangat profesional, tak banyak negara di Eropa yg membuat pemimpin pertandingan sebagai profesi. Tapi apabila kamu saksikan padatnya jadwal mereka, kau bakal paham kenapa mereka gak pernah mencari tahu latar belakang para bintang. ”

“Sya tidak mengungkapkan Sterling diving dgn cara yng buruk. Ia emang bakalan menolaknya, tapi dirinya mengerti jika ia telah menggunakan posisinya sedemikian rupa dg perfect. ”

Wenger melanjutkan: “Penalti diberikan ada pelanggaran di zona penalti. Didalam permainan gede, kamu seharusnya menyaksikan apa yg dilakukan para pemain bertahan, tidak ujung tombak. Untuk aku, Sterling berbuat diving. ”

Wenger jg menyatakan tak perduli bila nanti kata-katanya tentang sang pengadil menghasilkan hukuman dr FA.

“Aku gak menolak. Sya pernah berbuat job ini selama 35 th. Salah satu Hukuman tidak akan merubah anggapan sya. Di perseteruan tersebut, rombongan saya diberi hukuman penalti, yng seharusnya tak, & kebobolan gool offside. Pemimpin pertandingan sewajarnya mengaku blunder mereka.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.